You Are Here: Home » OPINI » CATATAN MINGGIR » Tidak Malu Bicara Ngapak

Tidak Malu Bicara Ngapak

logo-facebumenSiapa bilang orang Kebumen malu berbahasa Ngapak ? Bagi kami sebagai pengurus dan juga member yang bergabung di dalam grup Facebook Aku Cinta Kebumen (ACK), bahasa ngapak Kebumen merupakan hal wajib yang harus dipenuhi ketika posting di wall group ACK dalam bentuk ngobrol, bercanda, tukar informasi, berbagi pengalaman, dan saling berbalas komentar. Dengan berbahasa yang sama di grup ACK, kami tidak malu untuk Ngapak, karena kami merasa menjadi saudara, merasakan ketemu dengan orang-orang Kebumen, saling mengenali wajah-wajah wong Kebumen. Karena media sosial dari FACEBOOK inilah yang akhirnya sampai tercetus istilah yang saya lontarkan untuk menjalin keakraban, seperti arti harafiahnya Facebook, istilah itu adalah FACEBUMEN (FACE : muka, BUMEN : Orang Kebumen, Facebumen adalah “wajahnya orang Kebumen”).

Meski keberadaan warga ACK ada dimana-mana yang tersebar di bergai tempat di nusantara, bahkan tidak sedikit yang berada di luar negeri, sebagai member ACK telah sepakat untuk mengidentitasikan diri dengan istilah Facebumen. Istilah Facebumen ini boleh dibilang sebagai plesetan, bisa juga dibilang istilah yang terpeleset (kalaupun kemudian istilah Facebumen popular dan banyak dipakai di jejaring sosial, blog, tanpa menyebut sumbernya, kami bangga karena dengan Facebumen dan ACK kami sudah mengisi dan memaknai sejarah). Tidak hanya istilah saja, namun kreatifitas dari ide Facebumen tersebut juga saya tuangkan dalam sebuah simbol atau Logo Facebumen yang terdiri dari gabungan kata facebumen, huruf F, dan gambar ikon Kebumen berupa burung Lawet, dalam sebuah segi empat berwarna biru.

Grup Facebook Aku Cinta Kebumen (ACK) atau Facebumen merupakan Gerakan Moral untuk cinta Kebumen melalui sarana medsos Facebook. Semangat kebersamaan, Rasa memiliki dan Rasa Cinta Kebumen dengan segala kekhasan sejarah, budaya, bahasa, wisata, kuliner dan plus minusnya. Grup ACK bukanlah organisasi yang terikat dengan aturan-aturan dan kewajiban organisasi, seperti kami mengibaratkan ACK hanyalah sebuah GARDU tempat ronda, mampir ngumpul, ngobrol-ngobrol, gendhu rasa, dan guyonan dengan tidak malu bicara Ngapak (ora isin ngomong ngapak) dalam media silaturahmi online. Layaknya seperti Gardu, maka di ACK tidak ada istilah Ketua, Wakil Ketua, Bendahara dan segala macam struktur organisasi, semua dengan kebersamaan, semua bisa menjalankan kegiatan, selama tidak mengganggu aktifitas utama masing-masing. Kalaupun ada istilah ADMIN-ADMIN pada intinya itu ibarat Office Boy / Office Girl sukarela yang bersedia meluangkan waktunya, pulsanya, internetnya, untuk menjaga dan bersih-bersih agar Grup ACK tetap nyaman.

Begitupun dengan istilah Lurah dll, itu hanyalah cara bercanda biar akrab. Kalau beneran ada Lurahnya, siapa Camatnya, Siapa Wedananya, terus siapa yang bayar ? Kebersamaan dan semangat cinta Kebumen di ACK akhirnya menjadi energi positif yang kemudian sering kami salurkan dalam bentuk kegiatan positif dan amal sosial, dengan “Belajar Peduli “. Begitupun degan keberadaan website resmi ACK di http://facebumen.com ini adalah cara kami untuk sedikit mengisi sejarah dengan berbagi informasi budaya, sejarah, ilmu pengetahuan, info tempat wisata, obat tradisional, lowongan kerja, program pemerintah, instansi di Kebumen, dan informasi lain yang bermanfaat, terutama untuk masyarakat Kebumen. Tentunya dengan tetap menjaga semangat kebersamaan dan cinta Kebumen sekaligus sebagai bagian dari memaknai kehidupan kita. Salam Ngapak, Ngumpul Ora Ngumpul Ngapak. (@ken abimanyu)

About The Author

Untuk bergabung dengan Group Aku Cinta Kebumen di Facebook, silahkan buka link ini => Aku Cinta Kebumen

Number of Entries : 141

Leave a Comment

© 2014. Facebumen - Aku Cinta Kebumen. Supported by Tips & Trik

Scroll to top